Radar URL

Tampilkan postingan dengan label Brazil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Brazil. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Juni 2013

Brazil Won Confederation Cup 2013



Brazil have won the Confederations Cup after thrashing World and European champions Spain 3-0 in a one-sided final at a raucous Maracana Stadium.
Fred scored twice and Neymar once for the rampant hosts while the stunned Spaniards endured a miserable night, missing a penalty and finishing with 10 men.
The final got off to an incredible start when Brazil took the lead after just 95 seconds, Fred alertly lashing the ball into the net from close range as he lay on the ground, a cross to the back post having bounced off Neymar.
Brazil began the game at a ferocious pace and should have doubled their lead a few minutes later but Oscar shot wide after a lovely flick from Fred.
Paulinho then drew a decent save from Iker Casillas with a clever lob and the Brazilian players thought Alvaro Arbeloa was lucky to escape with just a booking after he pulled back Neymar.
Spain had an early penalty shout waved away and threatened again when Julio Cesar kept out a low shot from Andres Iniesta, Fernando Torres heading the subsequent corner over the bar.
But the Spaniards were looking unusually vulnerable at the back and Fred should have added to his tally, only to be denied by Casillas after latching onto a good pass from Neymar.

Luiz saves the day

David Luiz then saved the day for Brazil at the other end, sliding into the goalmouth to brilliantly clear a Pedro shot which seemed certain to find the corner of the net.
And Brazil made the most of their escape, doubling the lead just before the break when Oscar patiently waited for Neymar to get onside and then released him with a neat pass, which Neymar brilliantly smashed into the roof of the net.
The jubilant Brazilian fans were loving the action and were sent into raptures again just two minutes after the interval when Neymar dummied Hulk's pass and Fred steered the ball into the corner of the net, Casillas only able to get a hand to the shot.
Jesus Navas came off the bench for Spain and quickly won a penalty when he was tripped by Marcelo but Sergio Ramos's spot-kick was just wide of the left-hand post.
The entertainment was unrelenting in a hectic contest as both sides continued to attack and Casillas had to charge out of his goal to foil Hulk, before Marcelo shot into the side netting.
Calamity for Spain never seemed far away and they were down to 10 men with just over 20 minutes left when Neymar ghosted past Gerard Pique, who brought his man down and was red-carded for his trouble, the referee deciding he was the last line of defence.
The proud Spaniards kept fighting and came close to a consolation goal in the final 10 minutes but Brazil goalkeeper Julio Cesar capped a perfect night for the hosts by pulling off a pair of superb saves to deny Pedro and David Villa.

Senin, 17 Desember 2012

Corinthians Juara Piala Dunia Antar Klub 2012


Yokohama (ANTARA News) - Raksasa Brazil Corinthians menjuarai Piala Dunia Klub di Jepang pada Minggu, dengan mengalahkan juara Eropa Chelsea 1-0.

Penyerang Guerrero mencetak gol tunggal ketika klub yang bermarkas di Sao Paulo itu mengamankan gelar antar benua kedua mereka. Mmereka menjuarai Kejuaraan Dunia Klub FIFA pada 2000.

Manajer sementara Chelsea Rafael Benitez melakukan tiga perubahan dari tim yang menaklukkan wakil Meksiko Monterrey di semifinal - menggantikan Oscar, John Obi Mikel, dan Cesar Azpilicueta dengan Frank Lampard, Ramires, dan Victor Moses.

Pelatih Corinthians Tite hanya mengganti satu pemain dari tim yang menang 1-0 di semifinal atas Al Ahly, dengan memasukkan Jorge Henrique untuk menggantikan Douglas.

Pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Internasional berkapasitas 68.000 penonton ini berlangsung sengit sejak awal, di mana kedua tim bermain terbuka dan menciptakan sejumlah peluang.

Chelsea hampir meraih keunggulan pada menit kedelapan ketika kiper Corinthians Cassio gagal mengamankan upaya Gary Cahill dari sudut, namun ia masih mampu menguasai bola di dekat garis gawang ketika Victor Moses terlihat akan menyambarnya.

Pada menit ke-25 wasit tidak mengabulkan permohonan penalti Corinthians, ketika penyerang tengah Guerrero terjatuh akibat dihadang Cahill.

Emerson semestinya dapat mencetak gol tiga menit berselang, setelah Cahill membiarkan bola melewati sela-sela kakinya. Namun tembakan penyerang Corinthians itu dari tepi kotak penalti masih melambung di atas mistar, saat Petr Cech menjadi satu-satunya pemain yang harus ia taklukkan.

Beberapa saat kemudian Guerrero harus melihat sepakannya masih dapat diblok, sebelum penyerang Fernando Torres juga gagal memanfaatkan peluang yang dimilikinya.

Bagaimanapun, pemain Spanyol ini seharusnya dapat tampil lebih baik di menit ke-37, setelah mengendalikan operan jarak jauh dari Lampard yang membelah pertahanan Corinthians. Namun tembakan lemah yang dilepaskan Torres ke arah Cassio membuat kubu Brazil dapat menarik nafas lega.

Moses tampil lebih baik dua menit kemudian, bergerak memotong dari kiri dan melepaskan sepakan melengkung, yang masih dapat ditepis Cassio ke luar tiang kiri gawangnya.

Kiper Corinthians membuktikan dirinya sulit ditaklukkan, ia menggagalkan tembakan jarak jauh Juan Mata, dan kedua tim memasuki turun minum tanpa torehan gol.

Babak kedua dimulai dengan tempo secepat babak pertama, dengan Eden Hazard menciptakan berbagai masalah untuk pertahanan Cortinthians, sebelum gelandang Paulinho memberi kengerian pada Cech melalui tembakan yang hampir melebar pada menit ke-64.

Gol baru tercipta lima menit kemudian, ketika Guerrero menanduk bola dari jarak dekat, setelah tembakan Danilo dapat diblok.

Benitez memasukkan Oscar untuk menggantikan Moses. Namun Torres gagal memanfaatkan peluang terbaik untuk menyamakan kedudukan ketika tembakannya mengarah lurus ke kiper dari tepi kotak penalti, saat pertandingan tinggal menyisakan empat menit.

Tidak lama kemudian Cahill diusir ke luar lapangan. Torres mampu mencetak gol di masa tambahan waktu, namun gol itu dianulir karena ia berada di posisi off side, dan Corinthians keluar sebagai juara.

Juara CONCACAF Monterrey menduduki peringkat ketiga, setelah menang 2-0 atas Al Ahly berkat gol Jesus Corona dan Cesar Delgado, pada pertandingan yang dilangsungkan Minggu sore, demikian AFP.

source: http://www.antaranews.com/berita/348859/corinthians-juara-piala-dunia-klub