Radar URL

Jumat, 30 Agustus 2013

Bayern beats Chelsea to win UEFA Super Cup 2014



PRAGUE (AP) — Goalkeeper Manuel Neuer saved a penalty by substitute Romelu Lukaku to giveChampions League winner Bayern Munich a 5-4 victory over Chelsea in a shootout Friday to claim the UEFA Super Cup, after the game finished 2-2 following extra time.
Ten-man Chelsea looked on the verge of victory afterEden Hazard made it 2-1 in extra time but substituteJavi Martinez equalized with the last kick of the game to force the shootout.
All nine players converted their penalties before Lukaku stepped up, and Neuer dove to his left to keep the shot out.
Fernando Torres had given Europa League winner Chelsea an early lead with a fierce volley, beforeFranck Ribery equalized two minutes into the second half with a hard shot that seemed to catch Petr Cechby surprise.
Bayern won its first Super Cup in the club's fourth attempt, earning a first trophy with the team for new coach Pep Guardiola.
"It's the first time, we're proud of that," Guardiola said. "We played unbelievably good football. I'm so happy with our performance."
Guardiola took over Bayern after a one-year sabbatical, and the team has started the German season strongly by picking up 10 points out of a possible 12 in the Bundesliga.
"(The victory) is great for the entire team but it means even more for the coach," Ribery said.
Chelsea was left a man down when Ramires was sent off in the 85th minute after receiving his second yellow card for a rough tackle on substitute Mario Goetze.
That decision clearly upset Chelsea manager Jose Mourinho who was trying to get an explanation from referee Jonas Eriksson during the break before extra time.
Mourinho has never won the Super Cup while it was the third victory for his fierce rival Guardiola who also won it with Barcelona in 2009 and 2011.
Mourinho, who had promised that his second spell with Chelsea will be calmer than when he was in charge in 2004-07, said he was "disappointed."
"My opinion is that the best team lost," he said. "The team that more deserved to win lost. But that's football. Sometimes, it happens in football."
Mourinho and Guardiola faced each other in series of testy 'clasicos' when the Portuguese coach was with Real Madrid, and their tense relationship brought an extra level of intensity to this Super Cup. The contest that pits last season's Champions League winner against the Europa League champion is often seen as lacking prestige, but it was clear from the start that both teams badly wanted to win this game.
And Guardiola, unsurprisingly, clearly disagreed with Mourinho.
"Yes, the better team has won," he said in German.
Mourinho complained the sending off of Ramires influenced the result and suggested that referees in the Premier League would not have given a player a second booking in such a case.
"Football is 11 against 11," Mourinho said. "Eleven against 10, it's more easy for the team with 11 and more difficult for the team with 10."
Throughout the match, Bayern was dominating possession while Chelsea relied on what Guardiola on Thursday called Mourinho's most dangerous weapon: quick counters.
Torres, who returned to the starting lineup after beginning on the bench against Manchester United on Monday, started the quick move leading to the opening goal. He passed to Eden Hazard who produced a strong run through the middle of the field before finding Andre Schurrle on the right flank, who squared for Torres to net with an unstoppable right-foot volley from inside the area.
A day after winning the UEFA Best Player in Europe award for the 2012-2013 season, Bayern midfielder Ribery looked dangerous throughout and equalized two minutes into the second half with an swerving drive from outside the area. He also had a shot just wide two minutes after scoring the goal and again in extra time. He also missed the target three times in the first half. In the 22nd he almost restored parity, forcing Cech into a brilliant diving save with curling low shot.
Three minutes into extra time, Hazard picked up the ball on the left flank and cut into the area, leaving two defenders behind before unleashing a powerful drive past Neuer for what looked likely to be the winner.
Cech then pulled off a series of stunning saves as Bayern pressed relentlessly for an equalizer — until Martinez slotted in from close range with the very last kick of extra time.

Senin, 05 Agustus 2013

Ilmuwan Berhasil Menemukan Letak Terompet Malaikat Isrofil

Sekitar tahun 2005 silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan observasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta raya ini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja.
Dengan menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet..!!
Di mana pada bagian ujung belakang wilayah “terompet” alam semesta itu merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable)
Bentuk Alam Semesta
Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.
Abu Hurairah ra berkata :
Rasulullah saw bersabda :“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy (Singgasana kekuasaan) menantikan bilakah ia diperintah”.
Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?”
Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.”
Saya tanya : “Bagaimana besarnya?”
Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali.
Tiupan pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan).
Tiupan kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan).
Tiupan ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”
Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya.
Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuknya laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang–orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.
Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah).
Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.
Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAPakurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bagaikan rama-rama (kupu-kupu) yang hidup di tengah-tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.
Satu lagi contoh dari banyaknya bukti tentang kebenaran Kitab Suci akhirnya terkuak. Contohnya seperti dalam Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa janin berkembang dengan tiga fase, yang akhirnya menjadi patokan bidang kedokteran di seluruh dunia.
Juga, bahwa matahari dan semua benda langit bergerak tanpa kecuali yang pada masa dahulu disangkal oleh para ilmuwan ternyata juga ada di dalam Al-Qur’an dan masih banyak kebenaran lainnya yang manusia belum dapat menguaknya.
Perlu diketahui pula bahwa Nabi Muhammad bukanlah seorang saintis apalagi seorang astronomis, namun itu semua sudah ada di kitab yang berusia lebih dari 1.400 tahun yang lalu.
Bukti yang tadinya untuk akal manusia saja masih merupakan misteri. Kenapa dan apa yang dimaksud dengan terompet (sangkakala) malaikat Isrofil itu?
Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 :
“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.” (An Naml 87)
Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.
“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak-anak jadi beruban dan setan-setan berlarian.”
Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, bagaimana dengan peniupnya dan bagaimana pula Sang Pencipta keduanya?
Maha Besar dan Maha Benar Allah SWT dengan segala firmanNya.

Minggu, 30 Juni 2013

Brazil Won Confederation Cup 2013



Brazil have won the Confederations Cup after thrashing World and European champions Spain 3-0 in a one-sided final at a raucous Maracana Stadium.
Fred scored twice and Neymar once for the rampant hosts while the stunned Spaniards endured a miserable night, missing a penalty and finishing with 10 men.
The final got off to an incredible start when Brazil took the lead after just 95 seconds, Fred alertly lashing the ball into the net from close range as he lay on the ground, a cross to the back post having bounced off Neymar.
Brazil began the game at a ferocious pace and should have doubled their lead a few minutes later but Oscar shot wide after a lovely flick from Fred.
Paulinho then drew a decent save from Iker Casillas with a clever lob and the Brazilian players thought Alvaro Arbeloa was lucky to escape with just a booking after he pulled back Neymar.
Spain had an early penalty shout waved away and threatened again when Julio Cesar kept out a low shot from Andres Iniesta, Fernando Torres heading the subsequent corner over the bar.
But the Spaniards were looking unusually vulnerable at the back and Fred should have added to his tally, only to be denied by Casillas after latching onto a good pass from Neymar.

Luiz saves the day

David Luiz then saved the day for Brazil at the other end, sliding into the goalmouth to brilliantly clear a Pedro shot which seemed certain to find the corner of the net.
And Brazil made the most of their escape, doubling the lead just before the break when Oscar patiently waited for Neymar to get onside and then released him with a neat pass, which Neymar brilliantly smashed into the roof of the net.
The jubilant Brazilian fans were loving the action and were sent into raptures again just two minutes after the interval when Neymar dummied Hulk's pass and Fred steered the ball into the corner of the net, Casillas only able to get a hand to the shot.
Jesus Navas came off the bench for Spain and quickly won a penalty when he was tripped by Marcelo but Sergio Ramos's spot-kick was just wide of the left-hand post.
The entertainment was unrelenting in a hectic contest as both sides continued to attack and Casillas had to charge out of his goal to foil Hulk, before Marcelo shot into the side netting.
Calamity for Spain never seemed far away and they were down to 10 men with just over 20 minutes left when Neymar ghosted past Gerard Pique, who brought his man down and was red-carded for his trouble, the referee deciding he was the last line of defence.
The proud Spaniards kept fighting and came close to a consolation goal in the final 10 minutes but Brazil goalkeeper Julio Cesar capped a perfect night for the hosts by pulling off a pair of superb saves to deny Pedro and David Villa.

Senin, 27 Mei 2013

Bayern Munich wins Champions League 2012/2013


With minutes left to play and the biggest game in club football once again in his hands, Arjen Robben made sure he didn't miss this time.
Robben found redemption at Wembley Stadium on Saturday, scoring the winner in the 89th minute of the Champions League final to give Bayern a 2-1 victory over German rival Borussia Dortmund — ending four years of frustration for his team in Europe's biggest tournament and erasing some of the painful memories of his penalty miss in last year's final.
"I don't know how many times I dreamed about it," Robben said. "Everybody I spoke to before the game I said, 'Today is going to be the night and we're going to do it.' To do it in the end is an unbelievable feeling."
This was a win that was long in the making for both Robben and Bayern, not only because of the stubborn challenge from a Dortmund side that refused to accept its status as underdog in the club's biggest game in 16 years. Bayern had lost two of the last three Champions League finals, including the gut-wrenching defeat in a penalty shootout to Chelsea last year in its own stadium in Munich.
Robben missed a penalty in extra time in that game, a mistake that stung the Bayern fans so much that many temporarily turned against him. This time, when he carried the European Cup toward the thousands of celebrating red-and-white fans and raised it over his head, there was nothing but undivided adulation in return.
'I don't know how many times I dreamed about it. Everybody I spoke to before the game I said, 'Today is going to be the night and we're going to do it.' To do it in the end is an unbelievable feeling.'—Bayern Munich's Arjen Robben
"There are so many emotions, especially after where we came from. Last year was such a disappointment," Robben said. "We've spoken about it. The last four years, we've been in the final three times. It needed to happen but you still have to do it."
In a game that featured a slew of chances for both teams, Mario Mandzukic put Bayern ahead in the 60th minute at Wembley Stadium before Ilkay Gundogan levelled from the penalty spot eight minutes later, after defender Dante fouled Marco Reus in the area.
Robben had missed two great chances in the first half, reviving memories of last year and even of the 2010 World Cup final, when the winger missed the Netherlands' best chance when he came one-on-one with Spain goalkeeper Iker Casillas and missed.
Even Bayern great Franz Beckenbauer, the club's honorary president, said on TV during halftime that "evidently in the big games he just can't score."
But this time, he could.
Robben ran onto Franck Ribery's backheeled flick-on in the area and calmly slotted the ball past goalkeeper Roman Weidenfeller to give Bayern its first Champions League victory since 2001. Bayern lost to Inter Milan in the 2010 final.
"That's three finals and of course you don't want the stamp of a loser, you don't want that tag," Robben said. "It was a sense of 'finally.' It was unbelievable, I can't describe what's going through my mind."
Robben also set up the first goal for Bayern, taking a pass from Ribery and drawing Weidenfeller out toward the touchline before squaring for Mandzukic, who could hardly miss from a few yards out.
But the lead didn't last long. Dante clumsily clattered into Reus in the area, and Italian referee Nicola Rizzoli pointed to the spot. Gundogan sent Manuel Neuer the wrong way before calmly slotting his spot kick into the right side of the net.

'Disappointment'

But Dortmund seemed to tire toward the end, and Bayern had a couple of good chances before Robben's late winner.
"It's hard to deal with the disappointment right now, especially if you concede the goal in the 89th minute," Dortmund defender Mats Hummels said. "In the end we had become a little tired and Bayern took advantage."
The European Cup title caps a spectacular season for Bayern, which broke a host of Bundesliga records in running away with the German league title — finishing an unprecedented 25 points ahead of second-place Dortmund.
It can still complete a treble, as it faces Stuttgart in the German Cup final next Saturday.
Regardless of that result, coach Jupp Heynckes will leave the German powerhouse in perfect style. Heynckes, who is stepping down at the end of the season, won his second Champions League trophy after leading Real Madrid to the title in 1998. He will be replaced by Pep Guardiola next season, but the former Barcelona coach will have a hard time improving on this Bayern side — which dismantled the Spanish giants 7-0 on aggregate in the semifinals.
"It's incredible what the team had achieved in the last few years. And today we were finally rewarded. We had to overcome a lot of setbacks," Bayern captain Philipp Lahm said. "There was so much pressure, it was enormous. After you lose two finals, if you lose again you don't know if you'll get another chance. The pressure was so great, I've never felt so much pressure before. The international titles were missing, we never won a big international title for this generation."
For Dortmund, it's another bitter runner-up finish to its main rival, having seen Bayern end its two-year hold on the Bundesliga title.
"We are very proud to have given them a good contest," Weidenfeller said. "But we didn't manage to win. We gave our best. We'll be back next season."

Sabtu, 20 April 2013

Pentingkah Merayakan Hari Kartini ?


21 April bagi kaum hawa di negeri ini tentu saja merupakan hari yang istimewa. Karena pada tanggal tersebutlah salah seorang putri “kebanggan” Indonesia dilahirkan di bumi Jepara, Jawa Tengah. Raden Ajeng Kartini (1879-1904) namanya. Sebagai salah satu anak manusia yang pernah mengenyam bangku sekolah di negeri ini tentunya saya juga menaruh rasa hormat yang dalam kepada sosok wanita yang oleh masyarakat kadung dianggap sebagai figure teladan perempuan pejuang dan tokoh emansipasi wanita ini. Hal itu memang sudah terdoktrinkan secara sistematis ke dalam otak saya dan juga kepada jutaan alumni sekolah di republik tercinta ini bahwa memang demikianlah sosok harum Kartini. Namun setelah pikiran saya perlahan beranjak dewasa, kini saya mulai sadar bahwa Kartini ternyata tak se-sakral itu. Dan kini saya juga tertarik tuk meng-kritisi sosok Putri Kebanggan Indonesia ini, secara Objektif tentunya.

MENGENAL KISAH KARTINI

Nama Kartini sebenarnya baru meledak sedemikian tenar pasca diterbitkannya kumpulan surat-menyuratnya (Korespondensi) dengan para Nonik Belanda. Kumpulan surat yang diberi judul ”Door Duisternis tot Licht” (Habis Gelap Terbitlah Terang) itu sendiri diterbitkan 14 tahun setelah kematiannya. Dan inilah yang patut digaris bawahi, penerbitnya adalah Belanda sang penjajah negeri ini. 


Menjadi menarik jika kita cermati apakah gerangan maksud Belanda di balik semua itu. Mengapa kita patut curiga dengan maksud negeri yang telah mengeruk kekayaan perut Indonesia selama 3,5 Abad ini. Karena tidak mungkin negara yang tabiatnya adalah penjajah melakukannya dengan tanpa tujuan yang besar di baliknya. Belanda boleh saja tak menjajah Indonesia lagi secara fisik namun haram bagi mereka jika melepaskan Indonesia secara cuma-cuma karena negara inilah (baca: Indonesia) yang telah menghidupi negeri Kincir Angin tersebut selama 350 Tahun.

Pengkultusan Kartini adalah salah satu buah manis yang dihasilkan dari penanaman benih sejarah oleh Belanda melalui diterbitkannya buku Habis Gelap Terbitlah Terang. Melalui buku itu Belanda ingin mendoktrin otak-otak generasi Indonesia selanjutnya (utamanya wanitanya) agar mempelajari sosok Kartini dan meniru serta melanjutkan ide-ide Kartini yang tentunya telah dipoles sedemikian rupa oleh Belanda.

Jika kita berfikir lebih jernih, mengapa hanya Kartini saja tokoh wanita yang di Blow-Up sebegitu besarnya dalam sejarah yang dikonstruksi oleh Belanda? Bukankah di negeri ini dahulu juga banyak tokoh wanita yang juga tak kalah dengan Kartini dan bahkan lebih hebat dan besar jasanya bagi bangsa ini daripada Kartini. Jika Kartini hanya berkutat pada ide-ide dan diskusi dengan para Tokoh Belanda melalui surat-menyurat, maka masih lebih hebat Dewi Sartika (1884-1947) yang tidak hanya sekedar berwacana tentang pendidikan kaum wanita, namun juga mendirikan Sakola Kautamaan Istri (1910) yang berdiri di berbagai tempat di Bandung dan luar Bandung.

Kemudian ada lagi Rohana Kudus yang menyebarkan ide-idenya secara langsung melalui koran-koran yang ia terbitkan sendiri sejak dari Sunting Melayu (Koto Gadang, 1912), Wanita Bergerak (Padang), Radio (padang), hingga Cahaya Sumatera (Medan). Apalagi dengan Cut Nyak Dhien yang merupakan sosok wanita pejuang yang sangat tangguh hingga membuat Belanda sangat merasa terancam dengan pengaruh wanita yang satu ini di tengah-tengah masyarakat Aceh kala itu. Beliau berjuang bahkan dengan mengangkat senjata.

SERUAN EMANSIPASI KARTIINI DAN KAUM LIBERAL

Hari Kartini identik sebagai hari emansipasi wanita. Dalam sejarahnya, Kartinilah yang tercatat sebagai tokoh pejuang emansipasi wanita atau kesetaraan gender. Di zaman ini, kesetaraan gender juga diperjuangkan kaum liberal atas nama HAM.

Liberal atau Kartini memilkiki misi yang sama, dalam memperjuangkan keadilan versi HAM. Yakni keadilan dalam berbagai hak dan kewajiban antara kaum lelaki dan wanita. Padahal perbedaan antara kaum laki-laki dan wanita dalam berbagai sisi begitu jelas, baik fisik, kejiwaan, kecondongan dan kodrat. Uapay ini, ujung-ujungnya merongrong ayat-ayat al-qur’an yang sudah qoth’i dan valid serta merupakan ketatepan yang baku.

Keadilan dalam pandangan Kartini adalah upaya mendudukan peran wanita dan laki-laki setara dalam berbagai hal. Maka, atas nama HAM, banyak terjadi di zaman ini orang-orang yang merubah alat kelamin. Jika ditelaah, lelaki memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda dengan kaum wanita yang nota bene sebagai pihak yang berada dibawah tanggung jawab kaum laki-laki. Tentu, sebagai pihak penanggung jawab ‘wajar’ jika Allah menetapkan pembagian lebih dari kaum wanita.

Ini lantaran Allah ingin menegaskan bahwa kaum lelaki adalah pemimpin yang paling bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya. Dikarenakan pula bahwa kaum lelaki adalah pemangku paling bertanggung jawab dalam menafkahi. Inilah maksud firman Allah: “Laki-laki itu adalah pemimpin bagi wanita”

Konon, saking begitu besar peran Kartini dalam memperjuangkan hak-hak wanita yang kebablasan, lahirlah lirik lagu gubahan tentang Hight Profile Kartini yang sarat dengan kesyirikan dan pengungan.

Dalam lirik lagu tersebut nampak jelas begitu terpujinya Kartini ini. Terbukti dengan diproklamirkannya penyebutan putri yang mulia pada beliau. Dan ada lagi satu bait dalam lirik lagu tersbut yang juga dapat kita kritisi bersama, yaitu pada kata”Sungguh besar cita-citanya bagi Indonesia.”

Karena perjuangan Kartini inilah, ia djuluki sebagai wanita pendobrak kegelapan, menuju terang benderang. Padahal, seruan Kartini tak lebih sebuah seruan jahiliyah yang mengarah para wanita menuju jurang-jurang neraka, dalam bahasa qur’an disebut: minannuri iladzulumaati.

KESIMPULAN

Setidaknya, Kartini menjadi icon perubahan kaum wanita Indonesia dalam kancah kehidupan yang justeru merong-rong batas-batas Allah dan kodrat wanita. Kehadiran Kartini, memang tidak dipungkiri telah berjasa memperjuangkan tanah air dari penjajahan Belanda. Tetapi, jangan lupa bahwa efek berbahaya dari seruan sesatnya menjadi konten yang sangat memerlukan kritik, untuk tidak kemudian menjadi teladan bagi generasi Indonesia. Hal-hal itu dapat kita simpulkan sbb;

Pertama; Misi emansipasi. Jelas merupakan misi yang berbahaya bagi kelangsungan hidup wanita dan generasi bangsa. Bagaimana pun kaum wanita tidak pantas menyetarakan peran sertanya sebagaiman halnya peran kaum lelaki. Wanita memiliki halangan-halangan secara kodrah dan firoh, yang tidak sama dengan kaum lelaki.

Kedua: Tata Busana. Cara busana ala Kartini menjadi kritik pedas, yang tidak patut ditiru bagi wanita Indonesia. Islam mengajarkan waniat menutup aurat. Demikian yang dicontohkan oleh para shahabiyah dalam berbagai bidang yang sesuai kodratnya. Hal ini sebagaimana yang telah ditegaskan dalam qur'an; al Ahdzab : 39, an-Nuur: 33

Ketiga: politik. Dalam soal politik, Kartini cukup banyak ikut mempengaruhi politik terutama dalam uapayanya melawan penjajah. Sebagaimana Cuk Nyak Dien, Dewi Sartika dll, juga para pejuang wanita yang tak boleh dilupakan. Merekalah yang ikut serta terjuang ke medan tempur mengomando pertempuran melawan penjajah. Adalah hal yang layak ditapaki jejaknya, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh generasi shahabiyah terbaik umat islam dari salaful ummat.

Oleh karena itu, jauh sebelum itu, sejak ribuan tahun silam, citra wanita islam yang telah menorehkan sejarah emas dalam tinta sejarah islam mengajarkan banyak pelajaran dan keteladan dan inspirasi yang amat indah untuk dilukiskan mengalahkan wanita manapun di dunia ini.

Tidak ada teladan terbaik bagi wanita selain para shahabiyah yang mendapatkan jaminan ridha dan diridhai Allah. Tidak ada kemuliaan selain kemuliaan meneladani napak tilas generasi shahabiyah yang mengagumkan dalam segala dimensinya. Baik ekonomi, politik, budaya, social dan berbagai keuatamaan mereka yang menakjubkan hati setiap insan. Merekalah sebaik-baik teladan dan inspirasi. Wallahua’lam.

Minggu, 07 April 2013

Indian students invent anti-rape electric shock underwear



Following a series of high profile gang rapes and an increase in national attention on sex attacks on women, three Indian engineering students have designed anti-rape underwear.

The underwear, which is fitted with pressure sensors, is capable of sending out a 3,800 kV electric shock. The clothing, which goes by the name ‘Society Harnessing Equipment’ (SHE), also contains a GPS tracking system that will notify the police and family of the victim, in the case of the sensors being activated.
Manisha Mohan, co-developer of the product told The Times of India: “The shocks can be emitted up to 82 times… A person trying to molest a girl will get the shock of his life the moment pressure sensors get activated, and the GPS and GSM modules would send an SMS to the emergency number, as well as to the parents of the girl.”
The vest-like garment has a circuit board placed near the breasts, with polymer built-in to protect the wearer from shocks. The design was developed in response to the inventors’ research which showed attackers often groped women in the early stages of an assault.
The designers, of which two are women, hope to have the product ready for public sale later this month. It is not yet been revealed how much it would cost.



Society Harnessing Equipment report at www.techpedia.in
Recent attacks in India

At the end of 2012, there were large and sometimes violent protests against the rape of a young woman in New Delhi, who subsequently died from her injuries.

Since then, stricter laws have been passed that make stalking, voyeurism and acid-attacks a crime in India. The new laws also increase the penalty for repeat rape offenders or for rape attacks that result the victim’s death, making the minimum 20 years imprisonment. It also allows for the death penalty to be applied in these cases.

In spite of this, further reports emerged last month of a British woman who jumped from a hotel balcony to escape a possible gang rape.

Although many welcomed the new laws as a huge advance, Ananth Guruswamy, Chief Executive of Amnesty International India said the new law is “not nearly enough”. She spoke specifically about the impunity for rape committed by husbands and members of security forces.

According to the Associated Chambers of Commerce & Industry of India (Assocham) the number of female tourists travelling to India declined by 25 percent in the first three months of 2013, largely in reponse to growing fears over the risk of sexual assault.



Jumat, 05 April 2013

4 Negara Yang Paling Ditakuti Amerika Serikat


Amerika telah menjadi satu-satunya negara yang dominan di muka bumi ini, setelah keruntuhan Uni Soviet, Amerika kian melebarkan sayapnya untuk mempengaruhi, mememasarkan juga menanamkan ideologi liberal mereka di hampir seluruh duni.


Dengan kekuatan ekonomi dan juga militer, sepak terjang mereka menuai banyak kritik dan bahkan kebencian di hati banyak manusia di dunia. Karena Amerika dinilai banyak pihak mencampuri urusan negara – negara lain demi memuluskan kepentingan Amerika sendiri. (Neo Kolonialisme Modern Terselubung)


1. Korea Utara



Militer Korea Utara momok yang menakutkan bagi amerika. Ini adalah negara dengan anggota militer terbesar ke-4 di planet ini, dan menghabiskan porsi yang lebih besar dari PDBnya utuk anggaran militer daripada negara lain. Juga dengan keberadaan senjata nuklir yang dirahasiakan dan tidak terdata oleh PBB. 

2. Iran 



Sangat mudah untuk melihat mengapa Amerika takut Iran. Presiden Mahmoud Ahmadinejad mengancam akan menghapus Israel dari peta dan menyatakan Amerika Serikat adalah dalang sebenarnya di balik 9 / 11 . 

Dan sampai hari ini Amerika tetap memberi perhatian penuh atas aksi dan ucapan Ahmadinejad, itulah sebabnya Ahmadinejad masih menjadi tokoh yang sangat berpengaruh dalam jajaran musuh abadi AS.


Meskipun anggaran tahunan militer mereka adalah sekitar sembilan miliar dolar , yang menempatkan mereka di urutan seperti Yunani dan Australia .Kekuatan Nuklir Iran adalah sesuatu yang bisa menjadi ancaman serius, saking seriusnya sampai-sampai agen CIA turun tangan untuk membunuh beberapa Ahli Nuklir Iran. 

3. China 



Menurut The New York Post, Amerika sudah berutang pada Cina begitu banyak , sehingga Cina dapat menghancurkan ekonomi Amerika kapanpun mereka mau. Media cenderung menggambarkan Amerika seperti pecundang dan China seperti kakak ipar yang terus meminjamkan uang. 

Meskipun China masih tergantung pada AS dan ada juga anggapan jika mereka memutuskan untuk menarik alas ekonomi di Amerika Serikat, mereka juga akan menjatuhkan ekonominya sendiri karena begitu banyaknya pasar China di AS.


Keungulan dalam bidang pendidikan China, China mulai jauh mengalahkan Amerika dalam mendidik anak-anaknya, mereka bahkan menghasilkan lulusan perguruan tinggi lebih dari Amerika.

4. Rusia 



Rusia memiliki jumlah senjata darat terbanyak didunia yaitu sejumlah 79,985. 22.800 adalah Tank. Russia memiliki total sebanyak 526 Mesin Perang Angkatan Laut dan memiliki 3,888 angkatan udara. 

Kekuatan Rusia tidak sehebat pendahulunya Uni Soviet yang memiliki banyak Kapal Induk, sekarang Rusia hanya memiliki kapal indul satu satunya Admiral Kuznetsov dan sebagian besar Alutsistanya peninggalan era soviet, perlahan dibawah komando Vladimir Putin. Rusia mengejar titel “Adidaya” nya lagi.
 
sumber: http://teraneh.com/4385/4-negara-yang-paling-ditakuti-oleh-amerika.html/